Serendipity
mimpi-mimpi berubah dan kita berpisah; menapaki jalan dua arah yang berbeda ini cara menyerah paling manis, katamu. ini cara mengalah dalam tangis, kataku. satu...dua...tiga... bisakah kau hitung berapa hari yang sia-sia; karena kita selalu menampik segala rasa? mengenal lagi menjalani melepaskan dan berulang Rumusnya sederhana, bukan? hingga pada akhirnya; terus membiarkan diri tersesat di titik nol kosong enggan beranjak satu agar tergenapi Lalu di suatu waktu, aku sakit mati rasa.